UUI Buka Cabang Di Korea

| 04-02-2019   14:34:39 WIB | dilihat kali

Kampus CYBER - Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) untuk pertama kalinya resmi bergabung sebagai anggota Asian University President Forum 2013 (AUPF) mewakili berbagai universitas di Aceh yang dilaksanakan pada tanggal 7-9 oktober 2013 di langkawi, Malaysia. Forum AUPF adalah forum tahunan dari kumpulan universitas yang ada di berbaagai negara di Kawasan Asia, dan merupakan forum yang sangat bergengsi karena diikuti oleh president atau rektor universitas seluruh negara-negara Asia. Dan hingga kini, UUI telah bergabung dengan AUPF selama kurun waktu 5 tahun.

Untuk pelaksanaan AUPF tahun ke 17 ini dipilih kota Surabaya - Indonesia dengan tuan rumah adalah Universitas Kristen Petra (UKP) dengan misi utamanya “Increase Communication, Exchange Information, Share Experience and Seek Common Development". UKP cukup mampu menjadi penyelenggara acara AUPF ini dan hasil kegiatannya cukup sukses serta memberikan banyak manfaat bagi UUI. Adapun partisipan berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, dan Eropa, yang  berkumpul membicarakan  transformasi pendidikan Asia menuju persaingan Revolusi Industri 4.0.

Pada kesempatan AUPF ke-17 ini, UUI berhasil menandatangi MoU kesepakatan kerjasama dengan 10 universitas dari berbagai negara di Asia. Keberhasilan ini nampaknya sudah menjadi kebiasaan bagi universitas yang dipimpin oleh Prof. Marniati, SE., MKes. ini. Terbukti bahwa UUI berhasil menggandeng Dongseo University of South Korea (DUSK), salah satu universitas besar di Korea Selatan. Sebenarnya masih banyak sekali universitas-universitas lainnya yang ingin melakukan kerjasama dengan UUI, akan tetapi UUI harus menyeleksi secara ketat sesuai dengan kriteria unggulan yang dimiliki oleh UUI. Dan dengan bertambahnya kerjasama ini telah memantapkan langkah UUI menjadi Word Class University pada tahun 2025 nanti.

Lebih lanjut, jenis kerjasama yang dilakukan dengan DUSK adalah pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, joint-research, joint-degree, publikasi jurnal ilmiah, pengembangan kurikulum, dan konferensi internasional. Dalam waktu dekat ini, UUI dan DUSK akan membuat Sustainable City Research Center (SCRC). Kerja sama yang akan dilakukan ini bertujuan untuk membantu Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mewujudkan Banda Aceh sebagai Kota yang Berkelanjutan, Smart-Green-Prosperous City. SCRC ini juga dibuat sebagai wadah aplikasi dan apliaksi dari hasil-hasil penelitian dosen UUI yang terkait dengan Pembangunan Kota Berkelanjutan (PKB). Dan sebaliknya, UUI dan DUSK juga akan melakukan kerjasama joint research untuk mewujudkan Busan sebagai Kota Berkelanjutan. Nantinya akan dibentuk sister city antara Busan dan Banda Aceh, dengan UUI sebagai penggagas utamanya. Dalam hal ini pihak UUI tetap meminta dukungan penuh dan kerjasama positif dari Pemerintah Propinsi Aceh dan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Adapun tujuan kerjasama yang lainnya agar dapat meningkatkan kualitas output UUI dari segi dosen, pembelajaran di kelas, kurikulum yang berstandar intenasional dan juga lulusan atau alumni. Pengembangan kerjasama internasional ini adalah sebagai strategi UUI dalam meningkatkan nilai Akreditasi program studi dan institusi karena kerjasama internasional menjadi salah satu indikator penilaiannya. Dan di harapkan dengan kerja sama yang telah dilakukan oleh UUI selama ini dapat menjadi contoh positif untuk universitas lain di Aceh khususnya. "Sebuah perguruan tinggi harus membuka diri ke dunia internasional untuk berbagi ilmu dan experience sharing agar arah pendidikan di dalam perguruan tinggi tersebut dapat mengikuti arah perubahan pendidikan di tingkat dunia," jelas Prof. Marniati, SE., MKes.

Facebook Twitter Google Digg Reddit LinkedIn Pinterest StumbleUpon Email

Hadis-hadis pilihan
" Sesungguhnya agama ini mudah dan tiada seorang yang mempersulit agama, kecuali pasti dikalahkannya. Bertindaklah tepat, lakukan pendekatan, sebarkan berita gembira, permudahlah dan gunakan siang dan malam hari serta sedikit waktu fajar sebagai penolongmu. (HR. Bukhari) "